AJIBARANG – MI Modern Al Azhary terus memperkuat kolaborasi antara madrasah dan orang tua melalui kegiatan Kelas Peduli Orang Tua, sebuah program yang menjadi bagian dari agenda pembinaan dan komunikasi madrasah pada awal Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan ini dilaksanakan di setiap kelas dengan melibatkan seluruh wali murid dan dipandu langsung oleh masing-masing wali kelas sebagai perwakilan resmi madrasah.

Program tersebut bertujuan membangun komunikasi yang efektif, terbuka, dan berkelanjutan antara pihak madrasah dengan orang tua siswa. Dalam pertemuan tersebut, wali kelas menyampaikan berbagai informasi penting mengenai program kerja madrasah selama satu tahun pelajaran, kalender kegiatan akademik maupun nonakademik, program pembiasaan karakter, kegiatan keagamaan, hingga berbagai agenda yang akan diikuti oleh peserta didik.

Selain menjadi forum penyampaian informasi, Kelas Peduli Orang Tua juga menjadi ruang dialog yang memungkinkan wali murid memberikan masukan, saran, maupun harapan terhadap penyelenggaraan pendidikan di madrasah. Melalui komunikasi yang terjalin dengan baik, diharapkan seluruh program dapat berjalan secara optimal dengan dukungan penuh dari keluarga.

Kepala MI Modern Al Azhary menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua sebagai mitra utama dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara madrasah dan keluarga. Melalui Kelas Peduli Orang Tua, kami ingin membangun komunikasi yang lebih erat sehingga setiap program madrasah dapat dipahami, didukung, dan dilaksanakan bersama demi memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga telah dibentuk kepengurusan paguyuban wali murid di setiap kelas yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara. Pembentukan paguyuban ini diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara wali murid dengan pihak madrasah.

Melalui mekanisme tersebut, setiap aspirasi, saran, maupun kritik dari wali murid dapat disampaikan secara terarah melalui ketua paguyuban kepada wali kelas, kemudian diteruskan kepada pihak madrasah sebagai bahan evaluasi dan peningkatan mutu layanan pendidikan.

Salah seorang wali kelas menyampaikan bahwa keberadaan paguyuban akan mempermudah koordinasi berbagai kegiatan kelas sekaligus memperkuat rasa kebersamaan antarwali murid.

“Paguyuban kelas bukan hanya membantu koordinasi kegiatan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi dan komunikasi yang positif. Dengan adanya pengurus kelas, informasi dapat tersampaikan lebih cepat dan berbagai masukan dari orang tua dapat dihimpun secara baik untuk diteruskan kepada madrasah,” ungkapnya.

Melalui program Kelas Peduli Orang Tua, MI Modern Al Azhary berharap terwujud sinergi yang kuat antara madrasah, guru, dan keluarga dalam mendukung perkembangan akademik, karakter, serta spiritual peserta didik. Kolaborasi yang harmonis tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan generasi yang islami, unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *