Pembiasaan Hari Jum’at: Menumbuhkan Cinta Al-Qur’an dan Akhlak Mulia Sejak Dini
- 08/08/2026
- admin
- 0

Lesmana, Ajibarang — Suasana penuh khidmat dan keberkahan mewarnai kegiatan Pembiasaan Hari Jum’at yang dilaksanakan oleh MI Modern Al Azhary. Kegiatan rutin ini menjadi salah satu ikhtiar madrasah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik melalui pembiasaan ibadah dan kegiatan keagamaan yang dilakukan secara konsisten.
Pada kegiatan tersebut, peserta didik kelas 1–2 melaksanakan muroja’ah, sementara peserta didik kelas 3–6 mengikuti tahlil. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan pendampingan dan bimbingan para guru sehingga berlangsung tertib, khusyuk, dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan muroja’ah menjadi sarana bagi peserta didik kelas bawah untuk mengulang dan memperkuat hafalan Al-Qur’an yang telah dipelajari. Dengan dilakukan secara rutin, peserta didik diharapkan semakin dekat dengan Al-Qur’an serta terbiasa membaca dan menghafalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, peserta didik kelas 3–6 mengikuti pembacaan tahlil sebagai bagian dari pembiasaan amaliah keagamaan. Selain melatih kelancaran dalam membaca bacaan-bacaan tahlil, kegiatan ini juga mengajarkan kepada peserta didik tentang pentingnya berdoa, berdzikir, serta membangun kesadaran spiritual sejak usia dini.
🌿 Menanamkan Nilai Keislaman Melalui Pembiasaan
Kegiatan Pembiasaan Hari Jum’at tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas mingguan, tetapi juga sebagai bagian dari proses pendidikan karakter di MI Modern Al Azhary. Pembiasaan yang dilakukan secara berulang diharapkan dapat membentuk sikap disiplin, religius, tanggung jawab, serta kecintaan peserta didik terhadap ajaran Islam.
Kepala MI Modern Al Azhary menyampaikan, pembiasaan keagamaan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kebiasaan baik dan karakter yang kuat. Melalui muroja’ah dan tahlil setiap hari Jum’at, kami berusaha menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an, membiasakan dzikir dan doa, serta membentuk akhlak mulia sejak dini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara peserta didik dan guru. Mereka bersama-sama mengikuti rangkaian kegiatan dalam suasana yang tenang dan penuh kekhidmatan.
📖 Membentuk Generasi Islami, Unggul, dan Modern
Pembiasaan Hari Jum’at selaras dengan visi MI Modern Al Azhary, yaitu “Mencetak Generasi Islami, Unggul, dan Modern.” Nilai-nilai keislaman yang ditanamkan melalui kegiatan sederhana namun konsisten diharapkan menjadi fondasi bagi peserta didik dalam menghadapi perkembangan zaman.
Pendidikan karakter tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kebiasaan membaca Al-Qur’an, mengulang hafalan, berdzikir, berdoa, dan mengikuti kegiatan keagamaan dengan tertib merupakan langkah kecil yang jika dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar terhadap pembentukan kepribadian peserta didik.
Salah satu guru pendamping kegiatan menuturkan, pembiasaan seperti muroja’ah dan tahlil perlu dilakukan secara berkelanjutan agar menjadi bagian dari karakter anak.
“Anak-anak perlu dibiasakan dengan kegiatan positif sejak dini. Ketika muroja’ah, doa, dan dzikir sudah menjadi kebiasaan, insyaallah nilai-nilai tersebut akan terbawa dalam kehidupan mereka, baik di madrasah maupun di lingkungan keluarga,” tuturnya.
Melalui kegiatan Pembiasaan Hari Jum’at, MI Modern Al Azhary terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun keimanan, kecintaan kepada Al-Qur’an, kedisiplinan, dan akhlak mulia.
Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang dekat dengan Al-Qur’an, kuat dalam nilai-nilai keislaman, serta siap menjadi generasi penerus yang berkarakter dan berakhlak mulia.
